Ini Capaian Pembangunan Manusia Provinsi Gorontalo

Ilustrasi Indeks Pembangunan Manusia (Sumber: Pixabay)

Ekonomi, Gorontalo – Pembangunan merupakan sebuah proses yang berkesinambungan. Capaian sebuah pembangunan dapat dilihat melalui beberapa indikator perekonomian, sosial, budaya, dan lain-lain. Perekonomian, meskipun bersifat makro, masih menjadi indikator yang paling sering digunakan dalam melihat gambaran pembangunan secara umum. Namun, pada akhirnya peningkatan perekonomian tersebut tidak akan berarti jika tidak diiringi oleh peningkatan pembangunan sumber daya manusianya. Jumlah penduduk yang besar dapat menjadi potensi dan dapat mendatangkan manfaat yang besar bila diimbangi dengan kualitas yang baik. 

Jumlah penduduk yang besar dengan kualitas sumber daya manusia yang rendah justru akan menjadi beban dan dapat menimbulkan berbagai masalah sosial. Oleh karenanya, peningkatan pembangunan manusia sangat penting dijadikan sebagai target dan arah pembangunan. Salah satu tujuan dari pembangunan manusia adalah meningkatkan kualitas hidup penduduk. Pemerintah dianggap berhasil dalam membangun sumber daya manusia, jika kualitas hidup penduduknya layak dan membaik setiap tahunnya.

Pada tahun 2020, jumlah penduduk Gorontalo diproyeksikan sebanyak 1.219.576 jiwa. Jumlah tersebut bertambah sebanyak 174.762 jiwa, dibandingkan potret yang diperoleh melalui Sensus Penduduk tahun 2010 (1.044.814 jiwa). Dalam kurun waktu tersebut, rata-rata laju pertumbuhan penduduk Provinsi Gorontalo mencapai 1,54 persen setiap tahunnya. 

Cepat-lambatnya pembangunan Gorontalo bergantung pada modal satu juta penduduk tersebut. Dengan modal penduduk yang berkualitas tentu akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan secara simultan. Kualitas penduduk dapat ditinjau melalui beberapa aspek, seperti pendidikan, kesehatan, maupun tingkat kesejahteraan. Ketiga aspek inilah yang secara simultan dapat digambarkan melalui satu indeks, yaitu Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Capaian Pembangunan Manusia Provinsi Gorontalo Meningkat Setiap Tahunnya

Pemerintah daerah Provinsi Gorontalo menyadari bahwa peningkatan kualitas penduduk sangatlah penting. Tekad pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas penduduk tercermin dalam visinya, yaitu “Terwujud masyarakat Gorontalo yang unggul, maju dan sejahtera” yang dijabarkan menjadi delapan program unggulan, dimana tiga diantaranya berkaitan erat dengan peningkatan kualitas penduduk, yaitu pendidikan yang berkualitas; kesehatan yang prima; dan ekonomi rakyat yang meningkat

Untuk mencapai visi dan misi tersebut tentu tidaklah mudah. Pasalnya, peningkatan kualitas penduduk merupakan pembangunan yang baru dapat dirasakan perubahannya dalam jangka waktu panjang. Berbagai program dan kebijakan pemerintah dalam rangka peningkatan kualitas penduduk tidak serta merta dapat dirasakan dalam jangka waktu satu atau dua tahun. Oleh karenanya, program dan kebijakan tersebut harus dilaksanakan dalam jangka waktu yang lama secara berkesinambungan.

Berbagai upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Gorontalo telah menampakan hasilnya. IPM sebagai indikator yang mengukur perkembangan pembangunan manusia menunjukkan perubahan tersebut. Sejak tahun 2010 pembangunan manusia di Gorontalo memperlihatkan perkembangan yang positif. Hal ini dapat dilihat dari capaian IPM yang selalu meningkat setiap tahunnya.

Berdasarkan hasil perhitungan, BPS mencatat IPM Gorontalo pada tahun 2020 mencapai 68,68 atau meningkat 0,19 poin dibanding tahun sebelumnya dimana capaian IPM pada tahun 2019 sebesar 67,49. Hal ini berarti bahwa IPM Gorontalo tumbuh sebesar 0,28 persen selama periode 2019-2020. Dalam kurun waktu sepuluh tahun, IPM Gorontalo telah mengalami kenaikan sebesar 5,20 poin, yaitu dari 63,48 (2011) menjadi 68,68 (2020). Perkembangan ini menunjukkan adanya kemajuan dalam pembangunan manusia di Gorontalo.

Pertumbuhan IPM Gorontalo Lebih Cepat Dibandingkan IPM Indonesia

Dalam kurun 2011-2020 IPM Gorontalo rata-rata tumbuh sebesar 0,88 persen per tahun. Rata-rata pertumbuhan tersebut relatif lebih cepat dibandingkan rata-rata IPM Indonesia yang tumbuh sebesar 0,78 persen per tahun. Dalam kurun waktu tersebut, pertumbuhan IPM Gorontalo paling cepat terjadi pada periode 2018-2019, yaitu mencapai 1,15 persen. Sementara pada IPM Indonesia, pertumbuhan tercepat terjadi pada periode 2014-2015 dengan pertumbuhan sebesar 0,94 persen.

Pertumbuhan IPM merupakan tolak ukur untuk melihat kecepatan pembangunan manusia di suatu wilayah. Pertumbuhan IPM merupakan tolak ukur untuk melihat kecepatan pembangunan manusia di suatu wilayah. Pertumbuhan IPM menunjukkan perbandingan antara capaian yang telah ditempuh dengan capaian sebelumnya. Semakin tinggi nilai pertumbuhan, semakin cepat IPM suatu wilayah untuk mencapai nilai maksimalnya.

Pada tahun 2020, IPM Gorontalo tumbuh sebesar 0,28 persen, lebih lambat dibandingkan pertumbuhan pada periode sebelumnya (1,15%). Meskipun melambat, Gorontalo masuk dalam sepuluh besar pertumbuhan IPM tertinggi di antara 34 provinsi di Indonesia. Pertumbuhan IPM tertinggi tercatat sebesar 0,60 persen yang dicapai oleh Provinsi Papua Barat. Sementara Kalimantan Utara merupakan provinsi dengan pertumbuhan IPM terendah (-0,73%).